• Main cast :
Jung Yu Lin
Choi Min Ho
Shim Chang Min
• Other cast:
Jung Yun Ho
Other member SHINee
Other member DBSK
Min Ri Rin
Park Ni Gi
Han Hee Rin
Bae Ra Min
Chapter Two:
Last story…….
Member DBSK baru saja tiba dari tour album Jepangnya dan sang leader meminta managernya untuk langsung menuju rumahnya karena Yunho sangat kuatir akan adik perempuan satu-satunya yang ia tinggalkan sendiri sementara sang manager pergi kantor SM. Adik Yunho sendiri ternyata memendam rasa suka pada salah satu member DBSK, Shim Changmin. Setelah bertemu dengan adik Yunho, mereka berencana mengadakan tamasya ke pantai, tetapi sesuai dengan persetujuan manager mereka. Apakah sang manager member ijin??? Let’s check this out….
Yunho pun bertanya pada managernya yang kebetulan sudah sampai untuk menjemput member DBSK yang lain. Setelah beberapa saat oppa kembali dengan muka lesu. Semua juga langsung lesu melihat wajah oppa. Aku juga ikut lesu karena tidak bisa bersama dengan Changmin. Tetapi tiba-tiba Yunho dengan seyum jahilnya mendekatiku sambil bersorak “KITA AKAN KE PANTAI BESOK.”
Semuapun langsung bersorak dan berpelukan satu sama lain. Tanpa disadari Changmin langsung memelukku yang berada didekatnya. Jaejoong pun lalu bedeham mengagetkanku dan Changmin. Kamipun langsung melepaskan pelukan dan menjadi salah tingkah.
“Wah… Magnae kita sudah besar yach.” Goda Junsu dengan suara lumba-lumbanya.
Junsu, Yoochun, Yunho dan Jaejoong pun lalu tersenyum melihat tingkah dongsaeng-dongsaengnya. Sementara kami berdua sudah malu setengah mati.
“Ah.. Hyung”
“Ah.. Oppa” seruku dan Changmin bersamaa.
Mereka pun langsung tetawa terpingkal-pingkal. “Lihat., belum apa-apa saja mereka sudah kompak.” Goda Yunho lagi.
“Jaejoong, Junsu, Yoochun, Changmin. Ayo pulang. Kalian harus istirahat. Katanya ingin bertamasya besok.” Seru manager dari ruang tamu.
“Ne.” Seru mereka.
“Yunho, Yulin, kami pulang dulu. Sampai jumpa besok.” Pamit Jaejoong pada ku dan Yunho.
“Ne. biar aku yang menyiapkan bekal untuk tamasya besok.” Jawabku.
“Ne. aku akan membantu Yulin menyiapkan bekalnya. Kita berkumpul disini jam 8 pagi. Hati-hati di jalan ya.” Sambung Yunho.
“Ne. Annyeong.” Jawab mereka.
Aku dan Yunho mengantar mereka sampai di gerbang. Setelah van yang ditumpangi keempat member DBSK dan managernya hilang dari pandangan, aku dan Yunho langung masuk ke dalam rumah. Yunho langusng menyalakan tv sambil tidur-tiduran sematara aku melanjutkan kegiatanku di depan komputer. Tanpa terasa jam sudah menunjukkan pukul 12 malam ketika aku selesai mengerjakan tugasku yang tertunda. Aku melihat Yunho sudah tertidur di depan tv yang masih menyala. Aku menghapiri Yunho dan membangunkannya untuk tidur dikamar. Yunho pun bangkit dan kami ke menuju kamar kami di lantai dua. Sebelum masuk kekamarnya, Yunho mengantarkanku kekamarku, menyelimutiku dan mengucapkan selamat malam lalu pergi kekamarnya sendiri. Aku langung tertidur dengan lelap karena tak sanggup mambayngkan hal apa yang akan menyambutku besok. Keesokan paginya, aku bangun dengan semangat dan langsung menuju ke dapur untuk menyiapkan bekal tamasya. Kulihat Yunho belum bangun. ‘Tidak biasanya Oppa bangun telat. Pasti Oppa lelah sekali.’ Batinku. Ketika aku sedang memotong kubis untuk membuat Ggakdugi…
“DOR….” Seru Yunho mengagetkanku.
“Ahh… Oppa … Jangan mengagetkanku seperti itu.” Seruku marah.
“Hehehe. Mian Dongsaeng-ah. Sedang masak apa?? Tanya Yunho.
“Aku akan membuat Ggakdugi*, Gamjajeon*, dan Saengseon Jeon* kesukaan Oppa.
“Wha… Enak nech. Ngomong-ngomong, bukannya Saengseon Jeon kesukaan Changmin yach.” Goda Yunho.
“Ah.. Oppa. Jangan terus menggodaku.” Ujar ku ngamber eh salah ngambek.
“Iya dech, dongsaeng Oppa yang paling cantik.” Jawab Oppa sambil mencubit pipiku.
Tanap terasa waktu sudah menunjukkan pukul 7.50 saat aku dan Oppa selesai besiap-siap ketika Jaejoong, Junsu, Yoochun dan Changmin tiba. “Sudah siap?” tanya Jaejoong.
“Sudah. Kajja.” Sahut Yunho.
Kami semua langsung menuju mobil van yang akan membawa kami ke Pantai Wangsan, Incheon tempat favorit ku. Didalam van, Yunho yang bertugas sebagai supir duduk di depan dengan Jaejoong, Junsu dan Yoochun dan dengan malu-malu aku duduk dengan Changmin. Kami masih canggung karena kejadian kemarin. Selama di dalam mobil, kami semua tidak berhenti bernyanyi sambil tertawa-tawa. Akhirnya kami sampai di Pantai Wangsan. Pantai sangat sepi karena masih pagi dan hari ini bukan hari libur. Jadi sangat aman untuk bertamasya tanpa di ganggu oleh fans-fans DBSK. Aku langung menghabur keluar dengan tergesa-gesa saking senangnya.
“Yah… Yulin-ah, pelan-pelan.” Yunho meningatkanku.
“Ne.” seruku girang.
Yunho dan Jaejoong menurunkan bekal makanan dan Yoochun menurunkan tikar piknik dibantu Junsu. Sedangkan Changmin menutup pintu van. Kami lalu bermain samapi puas. Entah berlari sepanjang pantai, membuat istana pasir dll. Setelah lelah bermain, kamipun memakan bekal makanan yang kubuat.
“Wha… ada Saengseon Jeon.” Seru Changmin girang.
“Yah… Yulin membuatnya special untukmu Changmin.” Goda Yunho dengan senyum nakal.
“Yah.. Oppa. Aku membuatnya untuk semua kok.” Jawabku salah tingkah.
“Masa sih???” goda Yoochun.
“Yah.. Oppa, mau makan atau mau menggodaku terus???” amukku.
“Tuh, ngambek dia. Berarti betulkan.” Ujar Junsu menambahkan.
“OPPA….!!!!” Teriakku yang malah ditertawakan olah keempat Oppaku.
“Hyung sudalah. Ayo makan. Aku sudah lapar.” Bela Changmin.
“Ciyee… makin kompak aja nih.” Goda Jaejoong. Aku hendak membalas perkataan Jaejoong tetapi Yunho memotong.
“Sudalah. Ayo kita makan.” Akhirnya kami makan dan semua memuji masakan ku. Setelah selesai makan, kami berenam mengabadikan foto dengan latar belakang sunset yang indah di Pantai Wangsan. Setelah puas berfoto. Kami akhirnya pulang dan langsung istirahat karena Yunho dan member DBSK lainnya harus bekerja esok.
Keesokannya aku bangun terlambat karena kecapeaan. Ketika aku bangun rumah dalam keadaan sunyi. Aku langsung menuju ke dapur. Diatas meja makan aku menemukan pesan dari Yunho.
Dongsaeng Oppa yang paling cantik.
Maafkan oppa karena oppa tidak pamit padamu.
Manager-hyung menjemput Oppa pagi-pagi sekali karena ada kerjaan.
Oppa juga akan tinggal diapartemen seperti biasa.
Oppa sudah membuat sarapan untukmu
Jaga dirimu.
Saranghaeyo.
Ternyata Yunho sudah dijemput oleh managernya karena ada show di stasiun tv terkenal di Korea. Aku lalu mengabiskan sarapanku dan membersihkan rumah. Ketika sedang asyik bekerja, suara bel mengagetkanku. Ketika membuka pintu, aku melihat seorang tukang pos yang tesenyum ramah padaku.
“Annyeong haseyo. Ada surat untuk Jung Yulin-ssi.” Katanya.
“Ya. Saya sendiri.” Jawabku.
“Ne. Tolong tanda tangan disini. Dan ini suratnya.” Katanya sambil menyodorka selembar nota dan surat untukku.
“Ne. Kamsahamnida ajhussi.” Kata ku sambil menerima surat dan nota lalu mendatanganinya dan mengembalikan pada tukang pos itu.
“Ne. Annyeong hikaseyo.” Pamitnya.
Aku lalu masuk ke dalam rumah sambil melihat surat tersebut dan sangat kaget ketika membaca alamat pengirim dan isi surat tersebut….
TBC
Siapakah pengirim surat tersebut??? Apa bunyi surat tersebut????
Tunggu kelanjutannya di part 3….
Mian kalo garing. Tolong di comment & jempolnya yach chingu. Gomawo.
Ket :
Ggakdugi* : Kimchi dari lobak yang dipotong seperti kubus dan berbumbu cabai.
Gamjajeon* : Penekuk kentang.
Saengseon Jeon* : Potongan Goreng ikan yang dibalut kocokan telur.