Lewati navigasi

Arsip Bulanan: Desember 2011

FANFIC INI BUKAN PUNYA SAYA. SAYA HANYA MEREPOST SAJA. SAYA SUDAH MENDAPAT IJIN DARI AUTHOR…
Fanfic ini punya Tia Saputri @ Fb or sassy @ fiction fetish or sassychicks on twitter.
Fanfic ini aku baca sekitar tahun 2009 and fanfic ini yang buat saya jadi yunjae shipper heheheh.

I FOR YOU

Author : Deachan + SassyChicks

Length : Chaptered
Genre : Romance,Angst
Rate : PG-15 to NC-17
Disclaimer : The author of the fan-fiction does not, in any way, profit from the story and that all creative rights to the characters belong to TVXQ.
Pairing : Yun/Jae (YunHo and JaeJoong of TVXQ)

Summary :

Takdir telah mempertemukan kita…
Hari itu, aku milikmu dan kau milikku…
Janji kita untuk bersama…

Saat kau mengetahui kebenaran dibalik semuanya…

I FOR YOU

Seoul, musim gugur 2008

Hari itu seharusnya menjadi sebuah hari yang tenang dan menyenangkan. Matahari bersinar lembut diiringi angin yang bertiup semilir membawa aroma musim gugur yang melingkupi kota Seoul.

Di sebuah apartemen mewah di pinggiran kota Seoul, Yoochun, Junsu dan Changmin sedang menikmati hari libur yang jarang sekali mereka dapatkan. Gelak tawa dan teriakan penuh canda mengiringi Junsu dan Changmin yang sedak asyik bermain Nintendo Wii, sementara Yoochun asyik berkutat dengan majalahnya sambil sesekali tersenyum melihat tingkah laku dua sahabatnya.

Namun ketenangan itu tidak berlangsung lama, suara langkah kaki yang tergesa-gesa terdengar dari koridor apartemen yang diikuti suara bantingan pintu yang membuat ketiganya terloncat kaget.

Yunho, dengan wajah penuh amarah, berjalan melewati mereka tanpa mengucapkan sepatah katapun. Tidak menggubris kehadiran ketiga sahabatnya, Yunho mengunci dirinya di dalam kamar meninggalkan Yoochun, Junsu dan Changmin yang memandangnya dengan terheran-heran.

—-

Yoochun memandangi Yunho yang menatap makan malamnya seolah itu adalah racun. Suasana kaku menyelimuti acara makan malam yang biasanya penuh canda. Yoochun berpikir mungkin ini ada hubungannya dengan ketidakhadiran Jaejoong malam itu. Ia melihat kearah Junsu dengan tatapan penuh arti. Junsu, yang mengerti apa yang dipikirkan sahabatnya itu, mengernyitkan dahi sambil menggeleng kecil, pertanda ia juga bingung.

Kesunyian itu akhirnya dipecahkan oleh Changmin yang akhirnya tidak tahan dengan sikap diam Yunho.

“Hyung, Jae-Hyung kemana?” tanya sang magnae dengan nada polos.

Yoochun dan Junsu spontan langsung menatap tajam adik mereka itu. Dengan wajah panik, mereka melihat kearah Yunho yang tiba-tiba saja menghentikan makannya. Tanpa kata, Yunho menatap Changmin dengan tatapan dingin, seketika bulu kuduk Changmin berdiri, ia pun menelan ludah.

“Ermm…Ok, Hyung…” ujarnya sambil kembali meneruskan makan malamnya. Di bawah meja, Changmin bisa merasakan injakan kaki Junsu di kakinya.

Dering suara telepon seolah menjadi penyelamat, Junsu dengan sigap langsung berlari kearah telepon sambil berkata dengan cepat.

“Biar aku angkat!”

“Hallo”, suara ceria Junsu berkumandang.

“Selamat malam, dengan kediaman Jung YunHo-ssi,”. Suara wanita dengan nada formal terdengar di telepon.

“Ermm..iya, bisa saya bantu?.” Suara Junsu terdengar sedikit resmi.

“Oh, dengan Jung Yun Ho-ssi ?” suara wanita itu kembali terdengar.

“Oh, bukan, saya teman serumahnya. Tunggu sebentar, Saya panggilkan” Jawab Junsu dengan sedikit gugup. Ia pun memanggil Yunho yg sejak tadi menyimak percakapan itu dari meja makan. Yunho lalu berjalan menghampiri Junsu dan Junsu memberikan gagang telepon kepada Yunho.

“Hallo, Jung Yunho disini.Ada yang bisa saya bantu.” Yunho pun berbicara dengan nada pelan namun resmi.

“Jung Yunho-ssi, kami dari Seoul International Hospital ….”.Belum sempat wanita itu meneruskan percakapannya ,suara Yunho memotong pembicaraan itu.

“Iya..” Yunho berkata dengan pelan.Hatinya mulai dicekam rasa panik.

“Ah,maaf, iya kami dari Seoul International Hospital, kami mengerti bahwa Anda adalah kontak darurat dari Kim Jae Joong-ssi ?”.

Seketika rasa dingin mulai menyergap sekujur tubuh Yunho,. Jantungnya berdegup kencang mendengar nama Jaejoong disebut.

“Iya.Ada apa dengan Jaejoong?” tanyanya dengan panik.

Wanita itu pun terdiam sejenak. Dengan suara hati-hati ia pun melanjutkan.”Jung Yunho-ssi, maaf, dengan sangat menyesal, kami kabarkan bahwa telah terjadi sebuah kecelakaan….”

Dan semua kata-kata yg terucap dari mulut wanita itupun tidaklah lagi terdengar oleh Yunho, karena pada saat itu bagi Yunho waktu seakan berhenti.

TBC

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.